Cara Menyimpan ASI – Bagaimana Cara Menyimpan ASI yang benar? mungkin ini adalah salah satu pertanyaan besar buat Bunda yang tetap ingin menyusui tapi harus bekerja. Tenang Bunda,inilah salah satu keajaiban asi, yang bisa disimpan dan tidak cepat basi seperti susu formula.
ASI dapat disimpan dalam jangka masa tertentu. ASI paling lama bisa disimpan tidak lebih dari enam bulan dalam keadaan beku di freezer. Cara Menyimpan ASI dan batas masa menyimpan ASI yang baik adalah berikut ini:
- ASI dapat bertahan dalam suhu ruangan selama 6 jam.
- Jika disimpan di dalam termos/wadah yang berisi es batu maka akan bisa disimpan sampai 24 jam.
- Jika ASI disimpan di dalam kulkas (< 5C, dibawah bukan di frezer) ASI bisa bertahan selama 72 jam.
- Jika ASI disimpan di freezer (<-18Celsius) Asi bisa disimpan selama 3 bulan.
Dengan melakukan Cara Menyimpan ASI yang benar, maka anda seperti menyusui bayi anda dengan ASI. Jadi tidak perlu menggantinya dengan susu formula. Lalu bagaimana cara memberikan ASI yang telah disimpan dalam lemari pendingin?
Sesudah disimpan dalam kulkas, pada saat akan diberikan kepada bayi perlu tindakan khusus, seperti:
- Ambilah ASI yang disimpan berdasar waktu pemerahan ASI (ASI yang pertama kali diperah adalah yang diberikan terlebih dahulu). Oleh karena itu, hendaknya anda mencatat jam dan kapan ASI diperah .
- ASI yang disimpan dlam lemari es, ketika akan diberikan, ASI dihangatkan dengan cara meletakkan dalam wadah yang berisi air hangat selama kurang lebih lima belas menit, sambil di kocok dengan perlahan – lahan.
- Khusus ASI yang beku, botol yang berisi ASI yang beku tersebut direndam dalam air hangat 1/2 jam sebelum menyusui. Bisa juga dengan memindahkan ASI yang beku tsb ke kulkas bagian bawah 1 malam sebelumnya. Baru ketika mau diminumlkan esok harinya, ASI akan mencair, lalu baru dihangatkan.
ASI beku yang telah mencair bisa bertahan selama 24 jam dalam kulkas. Tidak boleh membekukan kembali ASI yang telah dipindah kedalam kulkas tersebut.
- Tidak boleh memanaskan di atas kompor atau microwave. Hal ini bisa merusak kandungan gizi dalam ASI.
- ASI bisa diberikan dengan disendok.
Demikianlah tadi ulasan kita kali ini, Sebenarnya tidak sulit bukan Cara Menyimpan ASI yang benar?!. Semoga tips ini akan membuat bunda tetap semangat untuk memberikan ASI walaupun harus bekerja atau bepergian.