Site icon KutusKutus.Top

Pengaruh Air Susu Ibu Terhadap Perkembangan Anak

Pengaruh Air Susu Ibu Terhadap Perkembangan Anak – Di era dimana penelitian tentang air susu ibu (ASI) sedang menghangat, semakin banyak pula yang mempertanyakan pengaruhnya terhadap tumbuh kembang anak. Berbagai penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Diantaranya dilakukan tinjauan dari sisi perkembangan fisik, kecerdasan, maupun psikologi anak.

Jauh sebelum muncul bayak penelitian tentang Pengaruh Air Susu Ibu Terhadap Perkembangan Anak, alam telah mempersiapkan cara untuk mempererat ikatan antara ibu dan anak melalui kebutuhan bayi terhadap air susu ibunya. Saluran pencernaan bayi masih sangat rapuh dan secara kimiawi, air susu ibulah yang paling sesuai dengan pencernaan bayi. Hal senada juga diungkapkan oleh The American Academy of Pediatrics, bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dibandingkan apapun. Oleh karena itu, setiap bayi lebih baik tetap mengkonsumsi air susu ibunya setidaknya hingga bayi berusia 6-7 bulan.

Pengaruh air susu ibu akan meminimalisir kemungkinan anak rentan terserang berbagai penyakit berbahaya. Bayi yang menyusu pada ibunya memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, sehingga lebih tahan terhadap serangan penyakit. Seperti radang paru-paru, diare, infeksi telinga dan berbagai infeksi lain yang disebabkan oleh kuman. Dengan demikian, menyusui anak adalah bagian dari usaha anda untuk meningkatkan sistem imun pada anak. Kalaupun bayi anda terserang penyakit, maka kondisinya tidak akan terlalu buruk dibandingkan dengan bayi yang tidak minum susu dari ibunya. Di dalam air susu ibu juga terdapat alphalactalbumin yang bisa mendeteksi sel-sel kanker dan melakukan perlawanan terhadap sel-sel kanker tersebut.

Terhadap perkembangan otak, pengaruh air susu ibu cukup penting, yaitu membantu sel-sel otak berkembang dengan baik. Asam alfa linoleat yang terkandung di dalamnya merupakan zat penting bagi perkembangan otak dan mata. Sel-sel otak yang tumbuh dengan optimal akan meningkatkan kecerdasan anak. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa anak yang minum air susu ibunya memiliki 8 poin IQ yang lebih tinggi daripada anak yang tidak minum air susu ibunya. Sedangkan pada anak yang menyusu kurang dari 8 minggu, pengaruhnya terhadap IQ menjadi kurang signifikan.

Dari sisi psikologi, pengaruh air susu ibu memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologi anak. Perkembangan psikologi anak disini dibangun melalui kedekatan hubungan antara ibu dan anak ketika menyusui. Kedekatan pada tahap ini merupakan proses membangun kepercayaan diri anak.

Selain air susu ibu yang mempengaruhi perkembangan anak, pengaruh menyusui juga cukup penting bagi si ibu. Seorang ibu yang menyusui bayinya, secara langsung akan berpengaruh terhadap kesehatan si ibu. Antara lain, mengurangi pendarahan pasca melahirkan, memulihkan berat badan pasca melahirkan, mengokohkan tulang dan mereduksi kemungkinan mengalami kanker rahim dan kanker payudara.

Begitu pentingnya pengaruh air susu ibu baik terhadap anak ataupun ibunya, Di Islam memerintahkan kaum ibu dari umatnya untuk menyusui anaknya., disebutkan dalam Qur’an surat Al-Baqarah:233, “Dan bagi engkau para ibu hendaknya menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna…”.

Demikian besar Pengaruh Air Susu Ibu Terhadap Perkembangan Anak, maka sebagai ibu yang bijak, sebaiknya anda tidak menyia-nyiakan masa-masa menyusui buah hati anda. Karena masa-masa tersebut adalah masa-masa emas untuk mengawali perkembangan buah hati anda secara optimal. Apalagi jika mengingat bahwa kandungan air susu ibu tidak tetap, tetapi berubah-ubah mengikuti fase pertumbuhan bayi anda, sehingga setiap saat menyusui bayi adalah saat yang istimewa.

Exit mobile version